02. Tengah Malam

Kampret segera menuju samping rumah. Sambil menghisap rokok dalam-dalam, dia mulai mondar-mandir. Seolah ingin menghitung jumlah pohon di seberang sungai dalam gelapnya malam. Tenangnya malam yang hampir di puncak, sangat mengganggu pikirannya. Dia bahkan tidak bisa menenangkan pikiran yang berkecamuk barang sebentar. Seolah terlalu banyak persoalan yang berlomba ingin meloncat keluar dari kepalanya. Saat rokok yang dihisapnya hampir separuh, dia mulai bisa mengendalikan dirinya. Pelan-pelan dia merasakan sentuhan angin dingin…

Read More

01. Awal Malam

Bulan Agustus baru berjalan setengahnya, udara dingin sudah menusuk tulang sejak sore. Orang-orang yang sudah berumur, mulai was-was akan kambuhnya rematik dan segala macam penyakit. Dinginnya malam menjadi alasan bagi beberapa orang untuk tetap berada dirumahnya masing-masing, membuat malam ini menjadi semakin sepi. Terutama di desa lereng bukit, seperti desa Ledok Geneng. Di ujung timur desa yang sunyi ini, berdiri sebuah rumah dengan ciri khas jawa, yang tidak terlalu besar…

Read More